Post on February 9th, 2010
by alkapuccino and tagged puisi
Melepas Hampa
Aku menangis salju tak turun di negriku
Sementara badut-badut kecil tertawa kegirangan
Mahligai berbingkai emas telah mengundang para handai tolan
Geriak angin menghancurkan kemeriahan
Sementara prahara cinta terbelenggu dusta
Sapu-sapu para pesulap membersihkan tapi masih meninggalkan bekas
Apinya terus membakar menyisakan abu yang berterbangan
Lepas…. Hingga jatuh terhempas
Terhenyak sampai mencium tanah
Tinggalah aku yang melanglang buana
Melepas hampa dan lara di jiwa
Mencari tepi pantai di lautan lepas
Terus mengayuh biduk kertas
Yang aku tahu pasti akan tenggelam
Dan mati hingga lemas…
Jakarta 09-02-2010
Alkapuccino
Category
Uncategorized |
No Comments →
Post on February 8th, 2010
by alkapuccino
Kau Tak Serius
Kau mempesona di pandangan pertama
Kau beda dengan yang lainnya
Kau seperti malaikat berwajah manusia
Meneduhkanku dengan sayap-sayap dari syurga
Tapi…
Kau tak serius mencintaiku
Kau tak serius menginginkanku
Kau tak sungguh-sungguh mengharapkanku
Kau tak sungguh-sungguh menjadikanku kekasihmu
Dan setelah kutahu itu
Dengan mudahnya aku melupakanmu
Category
Uncategorized |
No Comments →
Post on February 8th, 2010
by alkapuccino and tagged puisi
AUSP!CES
Kemanakah manusia-manusia yang bersinar
Sementara padang pasir yang gersang menjadi bangunan bermenara yang megah
Berhiaskan emas, permata dan ukiran-ukiran yang Indah
Sementara yang datang bukan untuk bersujud dikaki Allah
Mereka mengagumi sebuah maha karya manusia
Apakah ini salah satu pertanda ?
Tempat-tempat tarikat tak pernah di singgah
Tempat-tempat maksiat semakin merajalela
Dimanakah sunnah-sunnah Rasul yang membentengi jiwa
Saat lafaz-lafaz suci berdendang mendatangkan malaikat dari syurga
Hadits riwayat tak mampu memaknainya
Para musafir tenggelam dalam mencari arah
Manusia kafir berayun-ayun dunia.
Sementara manusia yang bersinar
meninggalkan jejak langkah, tanpa ada yang melanjutkannya.
(tulisan yang ditulis waktu jalan2 ke masjid kubah mas depok).
Kodri Alkap
Category
Uncategorized |
No Comments →
Post on February 6th, 2010
by alkapuccino
Aku Bukan Manusia Gampangan
Mungkin mereka… yang mudah saja
kau permainkan… dalam cinta
dan mungkin mereka… yang bisa saja
jadi pemuas… nafsumu saja
*
tapi bukan aku…
a…ku oh…
Reff :
Aku Bukanlah, Manusia Gampangan
Yang sangat mudah, kau permainkan
ku bisa memilah setiap pilihan
ku tak akan kalah akan rayuan
oh… oh… oh… oh…
mending kau kini … jauh pergi
ku tak mau lagi… bersamamu
kau tak pernah letih…. terus mengejarku
kau tak kan berhenti dan terus merayu
Back to *
Category
Uncategorized |
No Comments →
Post on January 27th, 2010
by alkapuccino and tagged puisi
Aku Pelacur Untuk Sahabatku
aku buka baju untuk sahabatku
aku buka celanaku untuk sahabatku
aku lacur diriku untuk sahabatku
agar dia tahu betapa sayangnya aku
karna aku tak tahu bagaimana aku membuatmu tersenyum
aku membodohi diriku demi sahabatku
aku terperosok ke dalam gelap malam demi sahabatku
aku ingin sahabatku hidup
dan kembali bersamaku lewati hari-hariku
tuhan ampuni aku…
aku telah melanggar aturanmu
aku bingung dan dan tak mampu
dan aku tahu itu salahku
hingga aku menajuh dari dirimu
dan kini engkau ambil sahabatku
sementara aku makin terpelosok di lembah yang gelap.
(Alkapuccino 19-01-2009)
Category
Uncategorized |
No Comments →
Post on January 27th, 2010
by alkapuccino and tagged puisi
Sosok Yang Tegar
Aku tahu hatimu sedang terluka
Jiwamu terguncang dengan keadaan
Tapi kau pintar menutupinya
Dengan seulas senyuman
Kau sosok yang tegar
meskipun hatimu sangatlah rapuh
ku tahu kau punya jiwa yang sabar
meskipun harapan itu sudah luluh
Tapi…
kau berdiri … dengan mengubur semua kekecewaan
kau bangkit … dengan sikap kedewasaan
kau beri bukti pada dunia
kau… mampu lewati itu semua.
(Alkapuccino 19-01-2010)
Category
Uncategorized |
No Comments →
Post on December 29th, 2009
by alkapuccino and tagged puisi
Bunga
Aku mohon…
Janganlah kau petik
………………bunga itu
Biarkanlah dia tumbuh
Biarkanlah dia berkembang
Biarkanlah dia memekar
Melihat indahnya dunia
……………….karna
Setelah itu ia akan layu
Dan pergi untuk selamanya
Tak akan kembali… !
~ Kodri Alkap ~
Category
Uncategorized |
No Comments →